Perbanyak Materi Religi, Jam Belajar Berubah

9 September 2009 Berita Pendidikan


Untuk meningkatkan ketakwaan kepda Tuhan Yang Maha Esa, para siswa siswi baik SD, SMP dan SMA/SMK sepanjang bulan suci Ramadhan, Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak telah menyesuaikan jadwal pelajaran dengan materi religi khas bulan puasa. Selain itu, waktu belajar sekolah para murid juga mengalami perubahan dengan harapan menambah kekhusuan berpuasa para siswa dan guru pembimbing.
Jam belajar siswa mengalami perubahan yakni jika sebelumnya masuk sekolah pukul 06.45 WIB hingga 11.50 WIB, namun selama bulan puasa ini masuk sekolah pukul 07.30 WIB hingga pukul 11.40 WIB, kata Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan SMP, SMA dan SMK pada Dindik Kabupaten Lebak, Asep Komar Hidayat kepada Koranbanten.Com, Selasa (25/8).

Meski demikian, lanjut Komar, seluruh siswa di setiap sekolah diwajibkan melakukan shalat berjamaah terutama waktu Dzuhur dan mengikuti berbagai kegiatan religi atau keagamaan yang diadakan pihak sekolah seperti taraweh bersama. Masing-masing siswa-siswi juga dibekali dengan buku pandaun yang sudah disiapkan sekolah.

Karenanya, jadwal tersebut masih bersifat kondisional yang bisa dirubah jika dibutuhkan selama target yang ditentukan tercapai, ungkapnya.

Senada dikatakan Kepala Dindik Kabupaten Lebak, Ade Nurhikmat. Ia menuturkan pihaknya telah mengintruksikan kepada seluruh kepala sekolah agar sebelum dimulai kegiatan belajar mengajar, para siswa diberikan acara siraman rohani terlebih dahulu.

Kami juga meminta agar mesjid Agung Al-Araf, Rangkasbitung bisa digunakan oleh para pelajar untuk melaksanakan shalat dzuhur berjamaah serta melakukan kegiatan kerohanian seperti pasantren kilat. Oleh karenanya setiap sekolah diminta mengutus sekelompok muridnya (Siswa-Red) untuk melaksanakan kegiatan kerohanian di bulan suci Ramadhan, cetusnya. (Yan Dahlan)

Sumber: Koranbanten.Com