Pengarang Fiksi Berbagi Ilmu

28 Februari 2011 Berita Pendidikan


JAKARTA - Kompas Gramedia Fair 2011 menggelar talkshow bersama beberapa pengarang fiksi terkenal, seperti Esti Kinasih, Irena Tjiunata, dan Kristy Nelwan, Sabtu (26/2/2011) di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.

Talkshow yang dipandu pengarang fiksi senior, Boim Lebon, dikemas dalam suasana santai dan interaktif. Tidak hanya membahas serba-serbi menulis fiksi, tetapi ada juga tips dan komentar mengenai perkembangan dan harapan para pengarang mengenai karya fiksi di Indonesia.

"Aku sudah terbiasa membaca dan menulis sejak kecil. Pertama kali berniat untuk mengomersilkan tulisanku saat usia SMU," kata Esti.

Pengarang novel berjudul Fairish ini juga memberikan tips membangun mood dalam menulis. "Mood yang baik dalam menulis itu jangan dibiarkan, tetapi dibangun," ujarnya.

Penulis yang menyukai warna jingga ini menyatakan tekadnya menembus kancah Internasional dan menggeser dominasi komik-komik impor.

Irena Tjiunata, yang profesi utamanya adalah seorang psikolog anak dan remaja, menggunakan waktu luangnya untuk menulis. "Aku menulis saat pagi hari dan ketika ada waktu luang. Makanya laptop aku bawa kemanapun pergi," ujar Irena. "Aku sangat ingin menulis cerita yang tokohnya dapat menjadi ikon, semisal Romeo and Juliet," tambahnya.

Sementara Kristy Nelwan, penulis novel berjudul L, yang awalnya berprofesi sebagai penyiar dan menyanyi, mengungkapkan cita-cita tertingginya adalah ingin bukunya bisa dibaca oleh banyak orang dan diterjemahkan ke dalam bahasa asing.

Ketiga narasumber itu sependapat bahwa dalam menulis sangat penting untuk membuat kerangka tulisan dan memosisikan penulis sesuai dengan target pembacanya.

Sumber: kompas.com