Pendidikan Solusi Cegah Perkawinan Usia Dini

1 Juni 2018 Berita Pendidikan


Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, menyebut pihaknya terus mengupayakan pencegahan perkawinan usia dini. Cara yang ditempuh, salah satunya melalui pendidikan. Di Sukabumi itu secara kuantitatif sudah menurun pernikahan dininya. Kenapa? Karena akses pekerjaan di sana semakin mudah, karena banyak pabrik yang masuk, adanya kebijakan pemerintah terkait dengan pendidikan gratis di era ini.

Susanto meyakini pendidikan gratis dapat menjadi solusi bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah yang tidak mampu membiayai sekolah anaknya. Ini kan cukup positif, artinya dengan kondisi seperti itu jadi pintu masuk mencegah terjadinya pernikahan dini. Ia menekankan upaya positif tersebut dapat mengubah pola pikir masyarakat untuk tidak memilih menikah dalam waktu yang belum cukup. Perkuatlah daerah-daerah membangun inovasi-inovasi, apakah itu layanan pendidikannya, apakah itu layanan pekerjaannya, agar remaja tidak memilih menikah pada usia dini.

Namun, Susanto mengatakan; penyediaan pekerjaan untuk anak usia dini harus disesuaikan dengan Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku. Kemudian, juga diberikan ketetapan jenis pekerjaan yang wajar. Harus dipastikan bahwa terkait dengan pekerjaan, tidak ada pekerjaan buruh bagi anak. Kedua, jika terpaksa bekerja, itu pekerjaan yang dilakukan pekerjaan-pekerjaan yang ringan yang dilakukan dengan jumlah waktu yang terbatas.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)