Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja

30 September 2010 Berita Pendidikan


JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional meluncurkan Program Pendidikan Kesehatan Reproduksi untuk Remaja Tunanetra dan Tunarungu.

Program yang ditujukan bagi peserta didik sekolah menengah pertama luar biasa A (tunanetra) dan B (tunarungu) ini memanfaatkan media komputer dan buku digital.

Pendidikan kesehatan reproduksi diajarkan lewat MAJU (Media Kesehatan Reproduksi Remaja Tunarungu) dan Langkah Pastiku! untuk remaja Tunanetra.

Pengembangan Modul MAJU dan Langkah Pastiku! dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa remaja tunarungu dan tunanetra memiliki hak yang sama dengan remaja lainnya untuk mendapatkan akses informasi dan layanan kesehatan reproduksi.

Pendidikan tersebut dapat membekali para remaja dari resiko pelecehan dan kekerasan seksual, kehamilan yang tidak diinginkan. Selain itu untuk mencegah penyakit menular seksual dan HIV/AIDS.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Jakarta, Rabu (29/9), dalam sambutan mendorong supaya di setiap sekolah dan lembaga ada tempat penyuluhan mengenai pentingnya kesehatan reproduksi.

"Pemerintah dan kita semua memiliki kewajiban untuk memberikan layanan dan pengetahuan tentang pentingnya kesehatan reproduksi itu pada anak-anak kita," kata Nuh.

Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional Bambang Indriyanto mengatakan, pendidikan kesehatan reproduksi ini merupakan salah satu aktualisasi pendidikan nondiskriminatif.

Lewat pendidikan ini, anak-anak yang memiliki keterbatasan mendapatkan haknya untuk mengetahui informasi yang benar soal kesehatan reproduksi.

Sampai saat ini, program telah diimplementasikan di sebanyak 72 SMP Luar Biasa dan Sekolah Menengah Luar Biasa yang melayani siswa tunanetra dan tunarungu di delapan provinsi yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Bali, NTB.

Adapun media pembelajaran yang dikembangkan meliputi modul cetak dan braille, modul training untuk guru dan master trainer, boneka kesehatan reproduksi, celemek kesehatan reproduksi, kamus bahasa isyarat kesehatan reproduksi berbentuk cetak dan CD.

Ada juga CD film Bagaimana Cara Mengajar Kesehatan Reproduksi untuk Remaja Tunarungu dan Tunanetra.

sumber: kompas.com