Pendidikan Kejuruan Seni Budaya Tradisional Mulai Diminati

4 September 2009 Berita Pendidikan


Pendidikan kejuruan bidang keahlian seni budaya dan kerajinan tradisional masih diminati kalangan muda. Namun, umumnya siswa yang memilih untuk mendalami bidang tersebut berasal dari keluarga yang memang mencintai seni budaya tradisional.
I Nengah Maja, Wakil Kepala SMKN 10 Bandung, Kamis (3/9), mengatakan bidang keahlian seni tari sunda dan kerawitan di sekolah itu tetap dipilih siswa, selain musik dan teater. Siswa umumnya mengandrungi bidang keahlian musik yang semakin meningkat peminatnya dalam lima tahun terakhir.

"Ada kekhawatiran, kalau seni budaya tradisional tidak menjanjikan di masa depan. Tetapi dengan berkembangnya ekonomi kreatif, bidang seni buidaya tradisional mulai dilirik lagi. Pihak sekolah juga mencoba untuk membesarkan hati siswa, jika mereka menekuni suatu keahlian, termasuk seni budaya tradisional, pasti mereka bisa bertahan hidup juga," kata Nengah.

Menurut Nengah, di tengah derasnya era globalisasi yang mengagung-angungkan modernitas, kebudayaan lokal yang menjadi ciri khas suatu daerah dan bangsa mesti dipertahankan. Pendidikan menengah kejuruan bidang seni punya dua visi yakni untuk pelestarian budaya bangsa dan membekali siswa untuk mampu menjadikannya sebagai mata pencaharian.

Di tengah tingginya minat masyarakat menimba ilmu di SMK, keberadaan SMK dengan bidang keahlian seni budaya atau kerajinan tradisional juga mesti diperkenalkan. Mesti diyakinkan, bahwa mendalami seni budaya tradisional bangsa juga bisa jadi pegangan hidup.

Direktur Pembinaan SMK Depdiknas Joko Sutrisno menjelaskan pendidikan kejuruan bidang seni dan kriya yang bericiri khas budaya Indonesia diharapkan bisa menjadi salah satu pendukung tumbuhnya industri kreatif di TAnah Air. Permintaan yang cukup pesat untuk lulusan SMK bidang keahlian logam dan ukiran. "Kenyataan itu bisa dibilang baik untuk melestarikan kerajiann-kerajinan nusantara," kata Joko.

Menurut Joko, lembaga-lembaga pendidikan yang bertujuan untuk melesatriakn seni budaya bangsa perlu diselamatkan dan didukung. Semua pihak mesti mengapresiasi pendidikan seni budaya yang dilakukan di kalangan generasi muda bangsa untuk mendukung keunggulan Indonesia di mata dunia. Saat ini, ada sekitar 40 SMK yang berfokus pada seni dan kriya atau kerajinan.

ELN

Sumber: Kompas.Com