Pendidikan Karakter Siswa Dapat di Bentuk Melalui Kegiatan Pramuka

15 Agustus 2014 Berita Pendidikan


Pentingnya pendidikan karakter pada siswa merupakan bagian terpenting dalam kehidupan sekarang dan masa depan. Salah satu dari pendidikan karakter adalah Kegiatan Pramuka Dengan adanya Gerakan Pramuka diharapkan bisa menjadi salah satu solusi dalam masalah remaja terlebih setelah menjadi bagian dalam kurikulum 2013. Karena Tri Satya dan Dasa Dharma menjadi aspek terpenting dalam janji Pramuka dalam membentuk karakter siswa. Serta keterampilan sebagai bekal hidup yang harus dimiliki dalam menghadapi lingkungan dan perkembangan zaman.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault dalam peringatan Hari Pramuka ke-53 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur mengatakan, kenakalan remaja dalam bentuk tindakan kriminal, tawuran, kekerasan, penggunaan narkoba atau pelecehan seksual dapat berkurang dengan keberhasilan pendidikan karakter. "Ekstrakulikuler wajib pramuka mendukung dengan pendidikan karakter yang dibutuhkan Bangsa Indonesia. Karena tidaklah cukup anak-anak bila hanya mendapatkan pendidikan formal di sekolah, tanpa pendidikan formal dalam keluarga dan pendidikan non formal yang diisi oleh pendidikan kepramukaan," kata Adhyaksa.

Kurikulum 2013 yang mulai diterapkan Juli 2014 menjadikan Pramuka sebagai ekstrakulikuler wajib sekolah. Pramuka merupakan ekstrakulikuler berbasis pendidikan karakter yang mengajarkan nilai-nilai kemandirian, kepemimpinan, kebersamaan, cinta tanah air. Kedudukan Gerakan Pramuka adalah mendukung dan harus membantu pendidikan kepramukaan bagi setiap peserta didik sebagai ekstrakurikuler wajib di setiap sekolah. Pada masa mendatang diharapkan, Indonesia dapat menghasilkan kaum muda yang berkarakter, handal dan memiliki keterampilan yang memadai sebagai calon pemimpin bangsa. Salam Pramuka

Oleh: Indra K
(Dikutip dari antaranews.com)