Pendidikan Indonesia Masih Banyak Masalah?

25 Juni 2015 Berita Pendidikan


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan terdapat beberapa potret pendidikan di Indonesia yang masih bermasalah. Oleh sebab itu, menurutnya, bangsa Indonesia perlu melakukan investasi pendidikan pada saat ini demi masa depan.

"Kita lihat pendidikan di Indonesia masih banyak masalah," ujar Anies saat melakukan workshop "Guru dan Pengelola Sekolah Gratis Berkualitas" di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Jakarta.

Menurut Anies, pendidikan merupakan variabel penting dalam membangun bangsa. Untuk itu, pemerintah bersama masyarakat perlu berjalan bersama untuk membangun bangsa. Salah satu caranya, tambah dia, yakni melalui pendidikan.

Mendikbud ini menyebutkan, buta huruf di Indonesia hingga kini sudah berkurang menjadi lima persen. Dia berpendapat, perubahan ini merupakan hasil investasi pendidikan di masa lalu. Menurutnya, pemerintah bersama gerakan masyarakat secara masif telah memberantas buta huruf di Indonesia dalam beberapa dekade.

Selain itu, Anies juga mengungkapkan jumlah sekolah yang amat terbatas di masa awal kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, jumlah sekolah seperti SD, SMP dan SMA terus mengalami peningkatan. Dia menilai semua ini terjadi akibat adanya kerja sama kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia.

"Untuk itu, kami sangat apresiasi gerakan masyarakat yang telah membantu dalam dunia pendidikan," terang Anies.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)