Pendidikan Bela Negara Akan Masuk Kurikulum Pendidikan Indonesia

13 Desember 2014 Berita Pendidikan


Bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara yang jatuh pada tanggal 19 Desember 2014, Pemerintah yang menggandeng Kementerian Pertahanan sedang mencanangkan konsep bela negara yang akan dimasukan pada kurikulum pendidikan dari sekolah dasar hingga universitas. Hal ini dikarenakan akhir-akhir ini rasa nasionalisme pemuda Indonesia sangatlah menurun.

"Kami sedang menyiapkan semua yang diperlukan. Jika tahun depan sudah siap bisa langsung dilaksanakan," kata Direktur Jenderal Potensi Pertahanan pada Kementerian Pertahanan (Kemhan) Timbul Siahaan di Jakarta.

Rencananya, kurikulum bela negara untuk setiap tingkatan akan berbeda. Misalnya, untuk anak sekolah dasar akan dibuat menyenangkan dengan gambar kartun dan sebagainya. "Untuk detilnya masih disusun," jelasnya.

Nantinya bela negara ini dimasukkan dalam salah satu mata pelajaran yang telah ada di sekolah. Hal ini agar tidak memberatkan siswa dan mahasiswa.

Laksamana Pertama M Faisal selaku Direktur Bela Negara Kemhan mengemukakan bela negara adalah program 100 hari Kemhan. Konsep tersebut menggabungkan ide revolusi mental dari Presiden Jokowi.

Tidak selalu identik dengan berperang, bela negara disini dimaksudkan agar penanaman semangat bela negara dilakukan sejak usia dini serta bagaimana mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif seperti membantu korban bencana, penanganan wabah penyakit, ancaman teroris dan gerakan radikal, membanggakan bangsa dengan prestasi dan lomba dan lain sebagainya.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)