Pendidikan Anak Tanggung Jawab Orangtua

28 Oktober 2009 Berita Pendidikan


BAJAWA - Sejak anak usia nol bulan orangtua memiliki peran untuk menanamkan nila pendidikan. Karena itu, saat anak memasuki dunia sekolah, maka pendidikan terhadap anak merupakan tanggung jawab orangtua. Guru hanya menjadi mitra untuk membimbing dan memberi ilmu pengetahuan.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (PKPO) Kabupaten Ngada, Drs. Aloysius Siba, mengatakan itu saat memberikan materi dalam Sosialisasi Pendidikan Nilai dan Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum), di SD Inpres Bobou, Bajawa, Sabtu (24/10/2009).

Siba mengatakan, kebiasaan yang dibawa anak ke lingkungan sekolah berasal dari rumah. Karena itu, orangtua harus bermitra secara baik dengan guru untuk mengkomunikasikan perkembangan anaknya.

Menurut dia, budaya bertanya masih minim bagi anak sekolah. "Ketika siswa diberi kesempatan bertanya di sekolah, semua sembunyi dan malu-malu. Kebiasaan ini harus dirubah sejak di bangku sekolah dasar," pintanya.

Sosialisasi yang digelar di halaman sekolah itu, selain menghadirkan pembicara Kadis PKPO tentang pendidikan sebagai mitra dari semua stakeholder, Romo Daniel Aka membahas tentang pendidikan nilai. Sedang staf Departemen Agama membawa materi tentang masyarakat Ngada yang rukun agamis, dan staf Polres Ngada membawa materi tetang Kadarkum. Hadir, para siswa dan orangtua serta para guru.

Kepala SDI Bobou, Maria Ngora, S.Ag, kepada Pos Kupang mengatakan, kegiatan ini digelar bertujuan untuk membangun komitmen bersama semua tokoh sekolah dalam meningkatakan mutu pendidikan intelektual, spiritual, moralitas yang bermuara pada output ketrampilan anak.

Maria mengatakan, memahami situasi judi, miras dan anak jalanan yang kian marak dan berpotensi menggganggu perkembangan pendidikan anak sekolah dasar, maka ia bersama pihak kelurahan mengisi kegiatan tengah semester dengan mengundang pembicara sebagai pencerahan.

Dijelaskannya, dari rangkaian kegiatan sosialisasi ini terdapat rekomendasi gerakan masyarakat peduli pendidikan. Rekomendasi tersebut masih akan dibicarakan semua pihak yang berkepentingan dari kelurahan dan sekolah. (dd)

Sumber: pos-kupang.com