Pendaftaran RSBI, Alamaak... Pungutan Itu Dibolehkan!

24 Juni 2010 Berita Pendidikan


SURABAYA - Kepala Dinas Pendidikan Surabaya mengatakan, sumbangan dari orangtua siswa diperlukan untuk memenuhi standardisasi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Sumbangan tak hanya SPP dan uang investasi, melainkan juga untuk program sister school dengan berkunjung keluar negeri yang menyedot dana ratusan ribu hingga jutaan rupiah dari siswa.

Namun, bantuan atau biaya ke luar negeri itu tidak akan berlaku bagi siswa yang tidak mampu. Mereka akan kami gratiskan. Kunjungan cukup di dalam negeri dengan kompetensi bahasa Inggris yang memadai, lanjut Sahudi di Surabaya, selasa (22/6/2010) kemarin.

Tahun lalu, siswa SMA RSBI kena pungutan SPP sebesar antara Rp 300.00 sampai Rp 400.000 per bulan. Tahun ini akan ada tambahan pungutan selain SPP, antara lain, pungutan investasi pendidikan untuk menunjang program sekolah. Batasan uang investasi ini diserahkan kepada masing-masing sekolah.

Sahudi mengaku tidak perlu membuat regulasi besar pungutan, meski sebelumnya pihak Kementerian Pendidikan meminta pungutan dari orangtua siswa perlu didasari aturan seperti perda.
Sahudi menegaskan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran untuk tidak memungut biaya apa pun dari siswa SMPN dan SMKN di Surabaya. Sebab, seluruh kebutuhan sekolah ini akan ditanggung APBD. Sedangkan untuk SMA, sesuai Permendiknas 78/2009,

Sumber: edukasi.kompas.com