Pemerintah Kota Surabaya Siapkan Anggaran untuk Anak Putus Sekolah

3 Agustus 2017 Berita Pendidikan


Pemerintah Kota Surabaya siap mengalokasikan anggaran yang diperuntukan untuk anak putus sekolah tingkat SMA/SMK pada APBD 2018 nanti. Hendro Gunawan, Sekretaris Kota Surabaya mengatakan, anggaran tersebut akan difokuskan bagi pemberian kejar paket. Pasalnya, pemkot sudah tidak berwenang untuk memberi bantuan bagi siswa setingkat SMA/SMK yang mengalami kesulitan biaya. Ini karena SMA/SMK sudah menjadi kewenangan pemprov. Anggaran ini sebagai upaya pemkot dalam mengentaskan dan menekan jumlah anak putus sekolah di Surabaya.

Dari data Pemkot Surabaya, jumlah anak putus sekolah tingkat SMA/SMK mencapai 170 siswa. Untuk tahun ini, alokasi anggaran untuk SMA/SMK Rp 180 miliar. Kalau tahun depan yang pasti jauh lebih kecil. Hendro menjelaskan, bantuan tak hanya sampai di situ. Setelah siswa lulus kejar paket, pihaknya sudah mempersiapkan lapangan kerja.

Karena itu, saat ini pemkot sudah menjalin kerja sama dengan para pengusaha yang siap menampung siswa dengan status lulusan kejar paket. Biasanya kan ijazah kejar paket jadi kendala saat mencari kerja. Karena itu kita sudah bekerjasama dengan banyak pengusaha. Nanti kami juga siapkan bursa kerja melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya.

Selain itu, pemkot juga bakal membantu pihak keluarga siswa tidak mampu. Pemkot bakal melakukan pemberdayaan keluarga dimana ada kecenderungan anaknya akan putus sekolah. Nanti dilihat seperti apa yang dibutuhkan pihak keluarga sehingga anaknya dapat tetap melanjutkan sekolah.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)