Pemerintah Canangkan Program Sarapan Sehat di Sekolah

25 Maret 2015 Berita Pendidikan


Tahukah Anda, sebanyak hampir 45 persen anak sekolah di Indonesia melewati waktu sarapan mereka. Padahal, sarapan merupakan kegiatan yang perlu dilakukan karena berpengaruh pada kegiatan termasuk dalam belajar di sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama Kementerian Kesehatan (Kemkes) kini tengah mencanangkan program "Sarapan Sehat di Sekolah" sebagai pengganti program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS).

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud Hamid Muhammad dalam sebuah acara Dokter Kecil-Mahir Gizi, di Jakarta menyebutkan, dengan hadirnya program ini nantinya semua siswa akan mendapatkan sarapan terlebih dahulu sebelum mengikuti pelajaran di sekolah. Hal tersebut guna meningkatkan konsentrasi dan semangat belajar para murid di sekolah.

Selanjutnya program ini juga diharapkan bisa meningkatkan status gizi anak. Terlebih, Hamid menyebutkan, 4 dari 10 anak usia sekolah mengalami masalah kekurangan gizi.

"Ini masalah yang serius, karena pemenuhan gizi seimbang itu merupakan modal utama dalam menyiapkan generasi yang hebat. Kalau dibiarkan, bisa terjadi lost generation," jelas dia.

Program "Sarapan Sehat di Sekolah" ini rencananya akan efektif dilakukan pada tahun 2016 mendatang dan untuk bentuk programnya sendiri akan seperti apa, Hamid mengatakan akan membahasnya lebih lanjut.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari beritasatu.com)