Berita Pendidikan
25 Maret 2011

Pembatasan Dana BOS untuk Honor Guru Diprotes

PALU - Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Donggala Provinsi Sulawesi Tengah keberatan atas adanya petunjuk teknis (Juknis) penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos) yang hanya mengalokasikan 20 persen untuk belanja pegawai dan pembayaran guru honor.

"Ini memberatkan karena di Sulawesi Tegnah hampir semua sekolah masih mempekerjakan banyak guru honor," kata Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Donggala Taufik YC, Kamis (24/3).

Sebelumnya Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal menjelaskan bahwa dalam petunjuk teknis (juknis) penggunaan dana BOS nasional 2011, ada pembatasan untuk belanja pegawai termasuk membayar guru honorer di sekolah yakni maksimal 20 persen.

Menurut Taufiq, pembatasan ini mungkin bisa dilakukan pada sekolah-sekolah di Jawa yang umumnya sudah memiliki guru tetap dalam jumlah yang memadai, tetapi di Sulawesi Tengah kondisinya berbeda sama sekali.

"Sebagian besar sekolah di provinsi ini masih menggunakan guru honor. Kalau tidak ada sukarelawan seperti mereka maka pendidikan tidak akan jalan baik. Karena itu, pembatasan ini dikeluhkan oleh seluruh kepala dinas Diknas (pendidikan nasional) di Sulawesi Tengah," ujarnya.

Selain dikeluhkan para kepala dinas, pembatasan ini juga akan menimbulkan keresahan di kalangan guru honor. Sebab, penghasilan mereka yang memang sudah kecil selama ini akan dipangkas juga akibat pembatasan itu. "Bukan tidak mungkin akan terjadi pemutusan hubungan kerja sehingga akan menyulitkan semua pihak, baik sekolah, anak didik maupun guru bersangkutan," tekan Taufik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Provinsi Sulawesi Tengah Abubakar Almahdali mengatakan pihaknya menyetujui pembatasan penggunaan dana BOS untuk tenaga honorer. Ia beralasan karena diduga banyak sekolah yang memanipulasi data guru honor dengan mencantumkan nama-nama yang fiktif.

"Pengunaan dana BOS untuk honorarium seringkali berlebihan sehingga mengganggu tujuan utama dari dana BOS yakni untuk membiayai operasional sekolah, ujar Abubakar.

Sumber: tempointeraktif.com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris