Pelajar di As Didorong Bawa Buah dan Sayur Segar

14 September 2011 Berita Pendidikan


JAKARTA - Siswa-siswa sekolah di Amerika Serikat didorong untuk membawa buah dan sayur segar. Program ini diharapkan bisa menekan angka kegemukan di negara itu yang terus mengancam kesehatan warganya.

Deputi Menteri Pertanian AS Kathleen A Merrigan dalam artikelnya menyebutkan, pada tahun 1996 hanya dua sekolah di AS yang menganjurkan siswanya membawa buah dan sayur segar langsung dari petani melalui program farm to school. Akan tetapi, sekarang sudah ada 2.000 sekolah yang melaksanakan program tersebut.

Ada lagi dua proyek rintisan di Michigan dan Florida yang diharapkan meningkatkan jumlah sekolah yang menganjurkan siswanya membawa buah dan sayur segar. Program yang merupakan kerja sama petani, pengusaha kebun, siswa, dan sekolah ini mempunyai beragam keuntungan.

Para siswa akan mendapat keuntungan, yaitu mendapatkan sayur dan buah segar sehingga bisa meningkatkan kesehatan mereka dibandingkan mengonsumsi makanan yang siap saji. Petani dan pengusaha kebun juga mendapat untung, yaitu penghasilan meningkat.

Sekolah mempunyai kesempatan untuk melakukan pengajaran, seperti matematika, biologi, dan kesehatan ketika mereka mengajak para siswanya berkunjung ke kebun. Departemen Pertanian AS (USDA) sendiri sangat mendorong kegiatan ini.
Mereka membantu menghubungkan antara pihak sekolah dan petani. Departemen ini membantu petani dan sekolah dalam menangani pengiriman produk buah dan sayur segar dari petani ke sekolah. USDA juga membantu sekolah untuk mendapatkan federal school meal funding atau pendanaan makanan anak-anak.

Sumber: kompas.com