Pakar Pendidikan: Siswa Butuh Penyegaran dalam Pendidikan Pancasila

8 Juni 2015 Berita Pendidikan


Seperti kita ketahui saat ini nilai Pancasila seakan memudar dan tidak diamalkan dengan sebenar-benarnya oleh masyarakat Indonesia. Akibatnya, bangsa ini seakan tergerus globalisasi dan hanyut terbawa arus budaya bangsa lain. Membeli produk luar dengan bangga, dan justru melambungkan budaya bangsa lain yang sejatinya bukan milik kita.

Menilik fenomena tersebut, pakar Pendidikan dari Jaring Cendekia Saafroedin Bahar mengatakan bahwa perlu ada penyegaran tentang nilai Pancasila terutama pada siswa. Karena sejatinya nilai Pancasila harus ditanamkan sejak dini.

Menurut dia, dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur bangsa yang terbukti mampu menyatukan bangsa. "Pancasila juga mampu menanamkan kesadaran dan kebanggaan dalam bernegara," paparnya.

Safroedin menyebutkan banyak anak muda di Tanah Air yang kemudian kuliah dan bekerja di luar negeri. Dia juga menyebut pemerintah Orba memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila.

Pengamat Politik Yudi Latif mengatakan pergeseran nilai Pancasila juga terjadi pada penyelenggara negara. Hal itu dibuktikan dengan kebijakan yang tidak sesuai nilai Pancasila.

"Kemerosotan dalam penghayatan nilai Pancasila diindikasikan dengan maraknya praktik korupsi saat ini," kata Yudi.

Yudi juga berpendapat bahwa semangat penyelenggara negara dalam mengamalkan nilai Pancasila akan berdampak langsung pada masyarakat.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)