Orangtua Harus Jeli dalam Memilih Sekolah Internasional!

29 April 2014 Berita Pendidikan


Berita mengenai kasus pelecehan seksual di salah satu sekolah internasional di Jakarta belum lama ini mengejutkan banyak orang. Banyak orangtua yang menjadi khawatir dengan keamanan anak-anak di sekolah yang seharusnya menjadi rumah kedua bagi mereka. Kejadian ini juga mencoreng wajah pendidikan di Indonesia.

Menanggapi hal ini mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Wardiman Djojonegoro mengatakan bahwa kasus pelecehan seksual yang dialami pelajar TK tersebut harus diusut tuntas. Pelaku juga harus diganjar hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Dicari siapa yang salah. Diusulkan tindakan. Ditindak melalui peraturan yang berlaku," ujar Wardiman, di Cikini, Jakarta Pusat,

Ditambahkan oleh Wardiman bahwa sekolah internasional bukan jaminan keamanan bagi siswa. Orangtua lanjutnya, harus tetap awas walaupun anak mereka berada dalam naungan sekolah internasional. Apalagi, saat ini banyak sekolah yang mengusung label internasional.

"Kalau sekolah berlabel internasional, orangtua harus awas. Ibarat restoran cepat saji yang bilang makanannya enak. Padahal apa iya enak? Sama seperti sekolah internasional. Orangtua yang harus awas dan selektif dalam memilih sekolah," imbuhnya.

Sementara itu diberitakan bahwa sebelumnya Mendikbud Mohammad Nuh telah membentuk sebuah tim investigasi untuk menghindari kejadian serupa terjadi di sekolah internasional lainnya. Tim tersebut, lanjutnya, akan menginvestigasi mulai dari proses perekrutan tenaga pendidik, staf, kurikulum, maupun status perizinan sekolah.

"Kami membentuk tim yang terdiri dari direktorat dan inspektorat untuk menyelidiki sekolah-sekolah internasional. Itu tidak bisa diabaikan karena bisa terjadi di sekolah manapun. Ini tamparan yang sangat berat bagi dunia pendidikan kita," ungkap M Nuh.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari Okezone.com)