Orang Tua Perlu Perhatikan Game Rating

1 Mei 2016 Berita Pendidikan


Seperti yang diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merilis daftar game yang dianggap mengandung kekesaran. Game - game tersebut dianggap dapat merusak moral anak - anak.

Tetapi bukan berarti game tersebut akan diblokir atau melarang anak - anak bermain game tersebut. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menyarankan agar ank bermain game sesuai usianya.

"Game itu tergantung cara penggunaannya. Jangan anti game, jangan juga buta pro game," ujar Anies.

Anies mengatakan bermain game juga memiliki dampak positif. Anak yang terbiasa main game sesuai usianya bisa mengambil keputusan cepat dan berani. Namun dampak sebaliknya akan terjadi jika anak memainkan game untuk orang dewasa. Meereka dapat kecanduan karena adrenalin yang dipacu.

Dari situlah, Anies meminta peran orang tua untuk mengawasi anak dalam pemilihan game. "Orang tua perlu tahu dan peduli bahwa ada sistem rating yang memberi peringatan pembelinya, tentang kecocokan konten untuk dimainkan anak usia tertentu. Sehingga supaya anak-anak terhindar dari dampak buruknya," papar Anies.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)