Orang Tua Keluhkan Biaya Masuk Sekolah

8 Juli 2016 Berita Pendidikan


Beberapa orang tua di Kabupaten Indramayu mengeluhkan biaya masuk sekolah yang mahal, terutama sekolah favorit. Mereka berharap bupati bisa menanggapi masalah ini.

Salah satu orang tua murid hanya bisa mengelus dada terkait mahalnya masuk sekolah favorit untuk anaknya yang baru lulus SMP. Dia menyebutkan total biaya yang perlu dikeluarkan mencapai Rp 6.475.000.

Biaya itu terdiri dari dana sumbangan pendidikan (DSP) tahunan sebesar Rp 3,5 juta, DSP bulanan Rp 225 ribu, psikotes Rp 150 ribu, dan asuransi Rp 50 ribu. Selain itu, adapula uang buku Rp 1,5 juta untuk satu tahun dan baju seragam Rp 1.050.000.

Menurutnya, biaya tersebut terbilang sangat besar bagi rakyat menengah ke bawah. Namun demi pendidikan yang terjamin, ia berusaha semampunya untuk anak.

Kepala Sekolah SMAN 1 Indramayu, Hendhy MY mengatakan pendidikan gratis hanya berlaku mulai jenjang SD hingga SMP. Hendhy mengakui untuk masuk sekolah yang dipimpinnya ada biaya yang perlu dibayar. Namun diakuinya lagi besaran biaya tersebut merupakan hasil rapat dengan orang tua siswa.

Dalam rapat tersebut sekolah mempersilahkan jika ada orang tua keberatan dengan biaa tersebut. Namun ternyata semuanya setuju.

'Kalau ada ortu siswa yang sekarang bilang tidak setuju, pasti waktu itu tidak ikut rapat,'' cetus Hendhy.

Walaupun sudah ada kesepakatan biaya, namun ini tidak berlaku bagi pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP). Siswa pemegang KIP dibebaskan dari biaya.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)