Nilai Kelulusan Sertifikasi Guru Naik Jadi 80

23 September 2016 Berita Pendidikan


Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan kebijakan baru, yakni meningkatkan batas nilai syarat kelulusan sertifikasi guru menjadi 80. Keputusan ini buat PGRI kebakaran jenggot.

Pasalnya batas kelulusan sertifikasi guru hanya 42 sebelumnya. Kenaikan yang drastis itu tentu saja tidak disetujui banyak guru. Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan batas tersebut melebihi batas uji kompetensi dokter yang minimal 65.

Ia juga menilai aturan sertifikasi guru saat ini sudah berlebihan. Tidak hanya nilai kelulusan minimal 80, tetapi juga harus mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG).

Direktur Jendera Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Sumarna Surapranata menuturkan kebijakan ini sesuai arahan Wapres Jusuf Kalla.

"Dari hasil laporan Bank Dunia (world bank-red), ditemukan data bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam nilai uji kompetensi guru (UKG) antara guru yang sudah tersertifikasi dan guru yang belum tersertifikasi. Karena itu kami tingkatkan batas kelulusannya," ujarnya.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)