Ngetrennya Dosen Nyentrik Saat Ini

24 Juli 2016 Berita Pendidikan


Dosen berpakaian rapi dengan kemeja dan celana bahan tentu sudah biasa. Namun pernahkan Anda lihat dosen dengan penampilan nyentrik?

Itulah yang dilakukan oleh beberapa dosen, seperti dosendi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Johannes Djoko Wirjawan. Djoko selalu menggunakan belangkon khas Jogjakarta. Ditambah baju batik dan sandal gunung membuat dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini terlihat nyentrik.

Dosen yang akrab disapa Djokowir ini tidak pernah melepas belangkon dari kepalanya. Hobinnya ini sudah ia geluti selama lima tahun. Berawal saat Djoko berkuliah di Amerika Serikat, disana tidak ada satu pun teman maupun sanak saudara yang dia kenal.Lalu dengan percaya diri, ia mengenakan belangkon yang ia bawa dari Indonesia agar mudah mencari orang - orang Indonesia di sana untuk membantunya.

Selain Djoko, ada lagi dosen yang berpakaian nyentrik. Yakni Andrian Dektisa, seorang dosen Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Kristen Petra (UK Petra). Ia memakai kostum Koninklijk Nederlands Indisch Leger (KNIL) saat mengajar. Kebiasaan ini sudah ia lakoni sejak tiga tahun lalu.

Andrian mengatakan kebiasaannya itu berawal saat ia sedang merampungkan disertasi dengan tema Perayaan Visual Parodi Serdadu KNIL Anjing Nikah untuk memperoleh gelar doktor. Saat ia mengalami kebuntuan, rekannya memberi nasihat untuk seolah - olah menjadi tentara Belanda itu sendiri.

"Mau menjadi tentara Belanda sungguhan kan nggak mungkin. Maka, saya menggunakan kostumnya saja untuk merasakan bagaimana menjadi tentara Belanda itu," tutur Andrian.

Ia mengaku memiliki 16 pasang seragam pasukan KNIL yang ia buat persis seperti aslinya. Lengkap dengan koleksi senjata, helm, dan sepatu yang semuanya orisinal.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)