Muhadjir Effendy: Program Sertifikasi dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tidak Dihapuskan!

7 Agustus 2016 Berita Pendidikan


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) baru, Muhadjir Effendy memastikan bahwa program sertifikasi dan tunjangan profesi guru (TPG) tidak akan dihapus. Menurutnya, kebijakan positif ini terlebih kaitannya dengan guru dan tenaga pendidikan memang harus diteruskan, termasuk tunjangan profesi guru (TPG) dan program sertifikasi profesi guru.Seperti kita ketahui, TPG merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

"Sudah jelas diamanatkan dalam undang-undang dan peraturan pemerintah tersebut. Amanat ini harus kita laksanakan," ujarnya.

Effendy menegaskan hal ini karena munculnya sederet isu terkait isu yang beredar bahwa Kemendikbud akan menghapus program sertifikasi guru yang di dalamnya termasuk kegiatan pelatihan guru.Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Sumarna Surapranata mengatakan, untuk tahun 2016, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk tunjangan profesi guru, baik guru PNS maupun bukan PNS.

Sumarna mengatakan bahwa ada anggaran sebanyak Rp 71 triliun yang kini telah disiapkan pemerintah untuk guru PNS Daerah, dan hampir Rp 8 triliun untuk guru non-PNS yang memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan administrasi, antara lain telah mengajar 24 jam seperti yang tertera dalam peraturan perundang-undangan di mana guru juga berhak memperoleh tunjangan profesi setara dengan gaji pokok.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)