Miris, Murid SD di Jember Dihukum Gurunya Makan Lem Kertas

26 November 2016 Berita Pendidikan


Belum lama ini terdengar kasus yang kembali mencoreng pendidikan di Indonesia. Kali ini guru yang bukannya membimbing serta mendidik siswanya, justru kelakuannya tersebut malah membuat siswanya trauma dan enggan bersekolah.

Kejadian tersebut terjadi di Sekolah Dasar Negeri Karang Kedawung 1, Jember, Jawa Timur. Alih-alih mendispinkan muridnya, seorang guru tega memberi hukuman untuk makan kapur dan juga lem di depan kelas.

Kronologi peristiwa ini terjadi pada Jumat (11/11/2016). Saat pelajaran berlangsung, 3 orang siswi berjalan di dalam kelas untuk meminjam Tipe X. Sang guru yang tengah mengajar rupanya tersinggung dengan ulah tiga siswi ini. Mereka diminta maju ke depan kelas dan diperintahkan membuka mulut. Dia masukkan lem yang tadi dicolek dari wadahnya dengan bolpen ke mulut mereka.

Para siswa itu dipaksa menelannya. Sang guru mengancam akan menambah lem yang harus ditelan jika tidak mau menurutinya. Alhasil, salah seorang siswi muntah-muntah. Dua kawannya merasa mual. Ketiganya diancam dan disuruh untuk bungkam, karena kalau tidak mereka akan ditambahkan hukumannya yakni mengerjakan tugas tambahan.

Informasi terbaru, kini Kepolisian Sektor Mumbulsari, Jember, Jawa Timur telah memeriksa enam saksi dalam kasus hukum siswa makan kapur dan lem.

Saksi diantaranya terdiri dari orang tua korban, serta wali murid lain yang melihat para korban muntah-muntah usai menjalani hukuman.

Akan tetapi, data mengejutkan hasil temuan polisi mengatakan bahwa jumlah siswa yang menjadi korban kini mencapai 19 orang. Seluruhnya duduk di bangku kelas IV SDN Karang Kedawung 1.

Dari total 23 jumlah siswa kelas IV, hanya empat siswa yang tidak pernah mendapat hukuman dari sang guru ini.

Meski tidak seluruhnya korban melapor, tapi dari jumlah pelapor yang kini telah diproses, sudah cukup bagi polisi untuk segera memeriksa guru Zaini.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)