Minuman Bekatul yang Menyehatkan

6 Januari 2014 Berita Pendidikan


Bekatul padi adalah limbah penggilingan padi yang mempunyai manfaat kesehatan luar biasa. Bekatul merupakan hasil sampingan dari penggilingan padi yang mengandung berbagai macam Vitamin (B1, B2, B3, B5, B6 dan tokoferol), Mineral, Serat Pangan, Oryzanol dan Pangamic Acid (Vitamin B15) yang sangat baik untuk pencernaan.

Bekatul selain berperan sebagai anti oksidan dan melancarkan pencernaan, juga disebut sebagai pangan fungsional karena memiliki khasiat lain yang luar biasa bagi kesehatan.

Salah satunya adalah menurunkan kadar kolesterol. Sayang, masyarakat masih merasa enggan untuk mengonsumsi bekatul karena cita rasanyanya yang tidak enak.

Untuk itu, Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian untuk menemukan formula yang tepat sehingga cita rasa bekatul bisa diterima masyarakat luas. Evy Damayanthi selaku ketua penelitian mengungkap, fraksi minyak bekatul memiliki aktivitas antioksidan tinggi yang dikemas dalam bentuk minuman.

"Minyak bekatul mengandung komponen bioaktif orizanol yang bersifat antioksidan tinggi dan dapat menurunkan kolesterol dalam darah manusia. Komponen orizanol ini khas terdapat dalam minyak bekatul. Komponen inilah yang terlibat dalam penurunan kolesterol dalam serum manusia,"

Penelitian ini diawali dengan membuat empat formula minuman emulsi minyak bekatul berbeda. Dalam proses pembuatan keempat formula tersebut, Evy menyimpulkan, sugar ester sebagai emulsifier yang tepat untuk minuman minyak bekatul tersebut.

"Pemanis yang kami gunakan di sini adalah sukralosa, yaitu pemanis yang kandungan kalorinya nol kalori yang tidak dapat dicerna dan memiliki kemanisan 650 kali dibandingkan gula. Sehingga produk ini aman dikonsumsi penderita diabetes," urai Staf Pengajar Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB itu.

Langkah selanjutnya, Evy pun menentukan penerimaan panelis terhadap minuman emulsi minyak bekatul dengan tambahan berbagai macam flavor melalui uji organoleptik. Hasilnya, formula terbaik diperoleh dengan flavor stroberi 0,5 persen.

Setelah mendapat formula yang disukai panelis, penelitian dilanjutkan dengan menganalisis karakteristik kimia seperti analisis proksimat, kadar vitamin E, Oryzanol, dan aktivitas antioksidan baik selama proses pembuatan minuman serta selama penyimpanan.

Oleh: Iman
(Dikutip dari berbagai sumber)