Mereka adalah Anak-Anak yang Sangat Perfeksionis...

25 Agustus 2009 Berita Pendidikan


Anak-anak gifted atau cerdas/berbakat istimewa bukanlah anak dengan populasi seragam sebab mereka memiliki banyak variasi, baik pada pola tumbuh-kembangnya, personalitasnya, maupun keberbakatannya.
Hal itu dikemukakan oleh Sekretaris Dewan Pembina Cugenang Gifted School Amril Muhammad di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/8). Amril menambahkan, semakin tinggi perkembangan inteligensianya, maka akan terjadi diskrepansi (ketidakcocokan) di berbagai domain perkembangan.

Diskrepansi tersebut, lanjut dia, bukan saja akan menyangkut perkembangan dalam individu, melainkan juga perkembangan antar-individu. Kondisi itulah yang menurutnya sering kali membawa kesulitan pada anak-anak gifted dan sering menjadikan mereka salah terinterpretasi.

Menurut Amril, sebagian besar anak gifted akan mengalami perkembangan motorik kasar yang melebihi kapasitas normal. Namun, mereka juga mengalami ketertinggalan perkembangan motorik halus. Saat anak-anak itu masuk SD, misalnya, umumnya mereka akan mengalami kesulitan menulis dengan baik.

"Banyak dari anak-anak ini diberi hukuman menulis berlembar-lembar, padahal hal itu justru tidak menyelesaikan masalah, malah sebaliknya akan memperberat masalah yang dideritanya," ujarnya.

Anak-anak gifted, kata Amril, adalah anak-anak yang sangat perfeksionis. Perkembangan kognitifnya yang luar biasa tidak bisa ia salurkan melalui bentuk tulisan. Hal tersebut, selain dapat membuatnya frustrasi, tidak percaya diri, bahkan membuat motivasinya anjlok untuk berprestasi.

"Ini akan menjadi masalah yang serius sebab si anak akan merasa menjadi anak bodoh yang tidak bisa menulis," tambahnya.

LTF

Sumber: Kompas.Com