Menteri Anies: Nilai Ujian Nasional SMP di Semua Mata Pelajaran Merosot!

17 Juni 2016 Berita Pendidikan


Setelah resmi diumumkan, nilai Ujian Nasional jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengalami penurunan nilai dari semua mata pelajaran yang diujikan pada UN SMP 2016.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menjabarkan bahwa penurunan paling sedikit ada di mapel Bahasa Indonesia yaitu 0,31 poin dan yang paling besar adalah Matematika yakni 6,04 poin. Sementara untuk mata pelajaran Bahasa Inggris mengalami penurunan 2,84 poin dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 3,61 poin.

Untuk tahun ini, peserta yang mengikuti Ujian Nasional SMP mencapai 4,3 juta siswa di 60.067 sekolah.

Nilai rerata nasional UN 2016 adalah sebesar 58,57 untuk SMP, 59,06 untuk MTs, dan untuk 48,36 5MP Terbuka.

Dari nilai rerata tersebut, sebesar 41,92 persen siswa memperoleh nilai rerata dibawah 55 atau belum mencapai nilai standar yang ditetapkan. Itu berarti hanya ada 4,04 persen siswa yang mendapat nilai diatas 4,04 persen.

Terlepas dari itu semua, Anies menjelaskan bahwa UN tahun ini mengalami peningkatan pada Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) sekolah sebesar 72 persen dibandingkan dengan IIUN tahun 2015.

Anies sendiri memuji daerah yang menunjukkan peningkatan integrltas dalam penyelenggaraan UN. Salah satu daerah yang menunjukkan IIUN tertinggi tahun ini adalah Sulawesi Barat, Sumatera Selatan di peringkat kedua, diikuti Sulawesi Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Sumatera Utara.

Sedangkan, daerah dengan nilai IIUN tertinggi tahun ini adalah DI Yogyakarta, diikuti oleh DKl Jakarta, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bengkulu, dan Kepulauan Riau.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemdikbud, Nizam, mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kualitas UN di tahun berikutnya terutama pada soal-soal UN dengan berdaya nalar tinggi.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)