Menristekdikti Pantau Kuliah Jarak Jauh Illegal

26 Februari 2016 Berita Pendidikan


Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir menegaskan untuk tidak menyelenggarakan kuliah jarak jauh illegal atau tidak berizin karena menurunkan kualitas.

Menristekdikti dan pihaknya mengeluarkan izin kelas jauh untuk beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

"Kami terus memantau dan kami tahu ada berapa perguruan tinggi yang menyelenggarakan kelas jauh. Tapi untuk yang tak berizin, maka kami akan memberikan peringatan serta melakukan pembinaan," katanya.

Dirjen Kelembagaan Iptek Kemristekdikti Patdono Suwignjo mengatakan ia dan pihaknya akan membentuk tim yang berasal dari Kopertis dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) untuk memantau perguruan tinggi. Sebab kelas jauh yang illegal dinilai membebani masyarakat yang ingin meraih pendidikan tinggi karena biaya kuliah yang tinggi.

Sementara itu, Ketua Aptisi Budi Djatmiko mengatakan pelarangan kelas jauh menunjukkan bahwa pemerintah tidak bisa mengatur karena banyak negara lain yang menerapkan kelas jauh.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)