Mengapa Harus Wajib Belajar 12 Tahun?

2 Februari 2012 Berita Pendidikan


JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menjelaskan alasan dirintisnya program wajib belajar (wajar) 12 tahun dalam rapat kerja yang digelar bersama Komisi X DPR, Rabu (1/2/2012), di Gedung DPR, Jakarta. Nuh menjelaskan, wajar 12 tahun merupakan bentuk kesinambungan, dan konsekuensi logis dari program wajar 9 tahun.

"Beberapa studi juga menunjukkan bahwa proses demokrasi bisa berjalan dengan baik ketika didukung oleh tingkat pendidikan masyarakatnya," kata Nuh. Selanjutnya, kata dia, wajar 12 tahun menjadi penting karena memiliki hubungan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Sebagaimana diketahui, IPM sangat terkait erat dengan daya saing suatu bangsa. Dirinya juga mengklaim, wajar 12 tahun digunakan sebagai penghantar untuk mencetak generasi masa depan yang lebih siap bekerja agar dari segi usia dan kompetensi siap.

"Intinya, jangan ada anak lulusan SMP yang memilih untuk bekerja. Mereka harus melanjutkan sekolah, dan akan kita godok agar lebih siap bekerja melalui pendidikan. Karena lamanya waktu pendidikan sangat terkait dengan pendapatan perkapita suatu negara," ujarnya.

Sumber: kompas.com