Mendiknas: Tampak Indikasi Adanya Mafia UN

19 April 2010 Berita Pendidikan


Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengisyaratkan adanya jaringan mafia yang memanfaatkan penyelenggaraan ujian nasional (UN) demi keuntungan pribadi.

"Saya tidak tahu apa arti mafia berjaringan sebetulnya. Tetapi, bahwa orang yang memanfaatkan UN untuk kepentingan ekonomi itu memang ada," kata Mendiknas seusai sarasehan nasional tentang pendidikan karakter di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (17/4/2010).

Menurut Nuh, sedikitnya ada lima orang ditahan terkait dugaan terlibat dalam jaringan itu. Sementara itu, Tim Pengawas Independen UN di NTB menemukan kecurangan di 210 sekolah. Dugaan kecurangan terbanyak di Lombok Timur (90 sekolah), Lombok Tengah (41), Lombok Barat (25), Lombok Utara (9), Kota Mataram (3), Sumbawa Barat dan Sumbawa (masing-masing 3 sekolah), Dompu (5), Kota Bima (7), dan Kabupaten Bima (25).

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga NTB Lalu Syafii menyatakan belum bisa mengambil tindakan konkret atas dugaan kecurangan karena masih menunggu telaah Badan Standardisasi Pendidikan Nasional. (RUL)

Editor: latief

Sumber: Kompas Cetak (kompas.com)