Mendiknas: Siswa Harus Tetap Belajar Meski Mengungsi

29 Oktober 2010 Berita Pendidikan


KLATEN - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Muhammad Nuh, mengimbau agar para siswa tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) meskipun berada di lokasi pengungsian. Keterbatasan fasilitas di lokasi pengungsian, menurutnya, tidak boleh menjadi hambatan bagi siswa untuk tetap belajar.

Pendidikan di kawasan bencana tidak boleh ditinggalkan, siswa harus tetap belajar, cetusnya ketika mengunjungi lokasi pengungsian di lapangan Desa Keputran, Kecamatan Kemalang, Klaten, Kamis (28/10)

Kegiatan belajar siswa, ungkap Mendiknas, dapat menggunakan sekolah yang ada lantaran kondisi darurat. Jika sekolah digunakan untuk pengungsian, siswa dapat digabungkan ke sekolah yang lain. Sekolah baru yang bersifat temporer, ujarnya, juga tidak perlu didirikan. Fleksibel saja, karena sekarang masih kondisi emergensi, ujarnya.

Disinggung terkait sekolah yang rusak akibat awan panas Merapi, dia mengatakan pihaknya siap memperbaikinya. Seluruh sekolah yang rusak akan kami perbaiki, ujarnya. Anggaran perbaikan sekolah tersebut, ujarnya, telah disiapkan.

Ditambahkannya, Kemendiknas sedang menggalakkan pendidikan kebencanaan. Hal ini dilakukan agar siswa lebih tanggap bencana sehingga dapat meminimalisasi kerugian. Selain itu, pendidikan tersebut juga diharapkan dapat menghilangkan trauma sebagai akibat dari bencana.

Sumber: republika.co.id