Mendikbud Muhadjir: Program Full Day School Tetap Akan Diberlakukan

8 Oktober 2016 Berita Pendidikan


Setelah menuai banyak kritik serta belum matangnya konsep full day school (FDS), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menegaskan bahwa program FDS tetap akan diberlakukan namun secara bertahap hingga 2020 mendatang.

Sampai saat ini, pihaknya telah merampungkan sejumlah perangkat program seperti naskah akademik, pola pelaksanaan dan petunjuk pelaksanaan full day school. Selain itu, pemerintah juga kini tengah mengidentifikasi sekolah dan daerah mana saja yang akan dijadikan percontohan. Minimal nanti ada tiga persen dari seluruh jumlah sekolah di Indonesia yang menjadi percontohan program FDS.

Muhadjir sendiri menargetkan sebanyak 50 persen sekolah percontohan untuk dapat mengikuti program FDS ini. Sebab, saat ini sudah ada beberapa sekolah dan daerah yang mengajukan diri menjadi percontohan dengan biaya mereka sendiri.

Seperti misalnya beberapa Kabupaten yang menyatakan siap menjadi sekolah percontohan program FDS seperti Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Siak. Sementara itu, jumlah sekolah yang akan dijadikan percontohan pada 2016 sekitar 50 sekolah.

Pada 2017 mendatang, sekolah penyelenggara akan bertambah sebanyak 1.200 sekolah. Setelah itu, pada tahun 2018 ada 3.000 sekolah yang direncanakan menjalankan program FDS. Muhadjir berharap, hingga akhir 2020 seluruh sekolah di Indonesia sudah menerapkan full day school.

Selain itu, Muhadjir menambahkan, penunjukan sekolah percontohan dilakukan secara merata. Nantinya akan diambil berdasarkan kategori yakni wilayah barat, timur atau sekolah yang sudah menjalankan program penguatan karakter maupun yang belum sama sekali.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)