Mendikbud Muhadjir Ajak Pelajar Hindari Penyebaran Hoaks

12 Agustus 2017 Berita Pendidikan


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengingatkan kepada 100 pelajar terpilih dari 48 kota/kabupaten dan 19 provinsi peserta Jambore Pelajar Teladan Bangsa 2017 di Jakarta untuk menjaga semangat kebinekaan. Sebab, kini para pelajar juga menghadapi tantangan baru seiring perkembangan zaman. Untuk dunia yang semakin tidak menentu ini, tidak ada jalan selain kembali pada jati diri bangsa.

Muhadjir Effendy juga menyinggung ancaman paham radikalisme dan intoleransi yang menyebar di media sosial. Muhadjir menginginkan sekolah-sekolah membuat para pelajar sibuk dengan aktivitas positif. Terkait pola komunikasi di media sosial saat ini, Muhadjir berpesan kepada para siswa agar bisa menjaga diri dari godaan untuk menyebarkan informasi palsu, fitnah, kebencian dan kemarahan. Kita seakan-akan berbicara dari hati, ternyata tidak pakai hati.

Direktur Eksekutif Maarif Institute Muhammad Abdullah Darraz mengatakan, kegiatan jambore ini merupakan partisipasi aktif dalam upaya membangun karakter bangsa sesuai ideologi Pancasila. Dia berharap agar jambore itu bisa membumikan nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar berbangsa dan bernegara. Hoaks bisa merapuhkan sendi-sendi kebangsaan. Potensial memecah belah bangsa. Kami ingin membangun kesadaran kritis, khususnya dari generasi muda, untuk dapat menyaring informasi.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)