Mendikbud Dorong SMK Pertanian Kembangkan Buah Khas Indonesia

10 Agustus 2018 Berita Pendidikan


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian mengembangkan buah khas Indonesia. Muhadjir juga menuntut SMK Pertanian lebih memperkuat riset dan program penelitiannya. Kita harus mulai betul-betul mengembangkan buah-buah khas Indonesia yang eksotik, yang tidak ada di tempat lain. Tapi ya harus betul-betul bisa menjamin pasokannya itu terus menerus.

Hal itu disampaikannya usai membuka program Sekolah Mandiri Produksi Tanaman Sayur dan Buah Edukasi (Smarts-Be) di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), Kota Batu, Jawa Timur, Rabu, 1 Agustus 2018. SMK Pertanian diundang semua dibekali berbagai macam inovasi di bidang pertanian, terutama untuk tanaman buah tanpa musim. Dia berharap SMK Pertanian menjadi tempat untuk diseminasi dari hasil riset ada. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas industri pertanian (agroindustri).

Smarts-Be adalah hasil kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan South East Asian Regional Center For Tropical Biologi (Seameo Biotrop) untuk menghasilkan sayur dan buah sepanjang musim. Smarts-Be bertujuan untuk menghasilkan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan siswa yang memahami teknik budidaya secara intensif. Antara lain bibit unggul, input lingkungan yang tepat, dan pengendalian hama penyakit yang tepat.

Proses tersebut bertujuan untuk mendapatkan buah sepanjang musim yang laku di pasar nasional dan internasional, terutama di sektor industri buah dan minuman. Berdasarkan laporan, ada tiga jenis buah yang nanti bisa terus dan tidak nunggu musim untuk panennya. Itulah yang sebetulnya sangat dibutuhkan untuk pasar, terutama pasar internasional.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari jatim.metrotvnews.com)