Berita Pendidikan
10 Mei 2011

Menanti Bola Salju Pendidikan Indonesia

Pengembangan di bidang pendidikan senantiasa mendapat perhatian utama dalam program corporate social responsibillity (CSR) yang dilaksanakan oleh PT Astra International Tbk. Melalui payung program "Satu Indonesia" atau Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia, komitmen itu dilandasi tekad membangun masyarakat cerdas dan mandiri dengan sikap proaktif dalam meningkatkan kualitas kehidupan melalui perbaikan pendidikan dan keterampilan.

Investasi yang dilakukan Astra dalam bidang pendidikan dilakukan secara lengkap dan menyeluruh, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi dengan dukungan meliputi software, brainware dan hardware.

"Diharapkan, dengan pendekatan yang komprehensif, pengembangan pengetahuan dan pelatihan keterampilan di masyarakat dapat dimaksimalkan sehingga dapat terus bergulir dan berkembang laiknya bola salju yang menghasilkan manfaat luas dan berkelanjutan," kata Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto, Senin (9/5/2011), di Jakarta.

Prijono mengungkapkan, program tersebut difokuskan pada pendidikan tingkat dasar dengan sasaran daerah-daerah tertinggal. Kontribusi tersebut guna mendukung program pemerintah dalam memberi kesempatan yang setara dalam pendidikan anak di seluruh pelosok tanah air untuk masa depan lebih cerah.

Setiap perusahaan Astra, sambung Prijono, didorong untuk memberi kontribusi terhadap pendidikan masyarakat dan komunitas, khususnya di zona wilayah operasi perusahaan tersebut.

"Untuk pengelolaan berbagai program yang lebih efektif, Astra mendirikan yayasan dan lembaga yang menangani berbagai bidang pengembangan masyarakat yang ditekuninya," kata Prijono.

Setiap tahun, kata Prijono, Astra menyalurkan ribuan beasiswa untuk semua lapisan pelajar di berbagai daerah. Tak hanya siswa, para tenaga pendidik juga diberikan kesempatan meningkatkan kualitasnya melalui berbagai pelatihan yang disiapkan Astra ataupun beasiswa untuk meraih gelar sarjana.

Sampai pada 2011 ini, dengan total dana lebih dari Rp 3 miliar dari tiga persen keuntungannya, Astra telah memberikan beasiswa kepada 106 ribu beasiswa kepada pelajar di seluruh jenjang pendidikan, melatih sedikitnya 2.800 tenaga pendidik untuk ditingkatkan skilnya, serta membangun dan merenovasi lebih dari 600 sekolah.

"Konsep SATU Indonesia dibentuk sesuai dengan filosofi Astra, Catur Dharma, yaitu menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara," ujar Prijono.

Sebagai perusahaan yang peduli terhadap lingkungan, Astra juga melakukan pembinaan sekolah hijau untuk menularkan budaya peduli lingkungan sejak usia dini. SDN 05 dan 06 Sungai Bambu, Jakarta Utara, adalah contoh sekolah bertema lingkungan yang telah dibina oleh Astra sejak 2008.

Demi mewujudkan komitmen untuk mendukung pendidikan di semua jenjang, Astra juga membantu penyelenggaraan pendidikan dasar yang lebih kondusif dengan merenovasi sarana pendidikan anak usia dini (PAUD). Sementara untuk mendukung pembelajaran di sekolah, Astra membantu dengan donasi sarana pendidikan berupa seperangkat komputer dan printer kepada puluhan sekolah SD, SMP dan SMA di beberapa wilayah.

Selain itu, untuk pengembangan masyarakat di sekitar instalasi perusahaan, Astra bekerjasama dengan Yayasan Dharma Bakti Astra dan Astra Honda Motor untuk menggelar pelatihan mekanik perbengkelan selama tiga bulan. Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan mekanik bagi pemuda lulusan SMA agar mudah mendapatkan pekerjaan atau menciptakan pekerjaan.

"Khususnya bagi para pemuda yang belum bekerja, karena salah satu program CSR Astra untuk masyarakat terfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat," kata Prijono.

Sumber: kompas.com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris