Membanggakan! 9 Sekolah Islam Terpadu Juarai Budaya Mutu SD Tingkat Nasional

23 Oktober 2016 Berita Pendidikan


Pada ajang bergengsi Budaya Mutu Sekolah Dasar Tingkat Nasional ke-3 Tahun 2016, sebanyak sembilan Sekolah Islam Terpadu (SIT) di bawah Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia berhasil meraih predikat sekolah terbaik dalam lomba budaya mutu tersebut.

Sukro Muhab selaku Ketua Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia mengatakan dalam lomba budaya mutu Sekolah Dasar (SD), penilaian difokuskan pada mutu pendidikan secara keseluruhan (whole school), dengan tetap memberikan apresiasi kepada sekolah yang memperlihatkan kategori tertentu dari mutu yang dinilai.

Dalam penilaiannya, kategori yang diberikan mencakup budaya mutu pembelajaran intrakurikuler, budaya mutu pembelajaran ekstrakurikuler, budaya mutu MBS dan SDBS, serta budaya mutu pengelolaan perpustakaan sekolah.

Dengan hasil yang seperti ini, tentu membuktikan bahwa SIT memiliki kualitas yang membanggakan. Sukro Muhab melanjutkan bahwa Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia, telah berhasil melakukan peningkatan budaya mutu bagi sekolah-sekolah anggotanya. Eksistensi sekolah-sekolah Islam terpadu secara nasional semakin berada pada posisi yang sangat membanggakan.

Beberapa pemenang lomba Grand Final Budaya Mutu SD Tingkar Nasional ke-3 antara lain SDIT Nurul Fikri Depok Jawa Barat yakni berhasil meraih Juara 1Komponen Budaya Mutu Pembelajaran Intrakurikuler, lalu kemudian ada SDIT NURUL ILMI Kutai Kertanegara meraih Juara 2 Komponen Budaya mutu Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan SDBS, SDIT NURUL ILMI, Jambi meraih Juara 3 Komponen Budaya Mutu Pembelajaran Intrakurikuler, SDIT IQRO 2 Bengkulu meraih Juara 3 komponen Budaya mutu Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan SDBS, SDIT UKHUWAH Banjarmasin meraih Juara 3 Komponen Budaya Mutu pembelajaran Ekstrakurikuler, dan SDIT BUSTANUL ULUM Lampung Tengah meraih Juara Harapan 3 Komponen Budaya mutu Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan SDBS.

Inti dari sekolah dasar budaya mutu , ia mengatakan bahwa sekolah dasar yang memberikan layanan prima yang merefleksikan budaya mutu. Budaya mutu merupakan pelaksanaan dari aturan dan tata tertib yang disepakati oleh warga sekolah, dihayati dan dilakukan terus menerus sehingga menjadi sebuah kebiasaan.

Tentu dengan kebiasaan baik akan terbentuk sebuah karakter peserta didik yang lebih baik serta bermutu juga beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab dan produktif, serta sehat jasmani dan rohani.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)