Membaca di Mal? Mengapa Tidak?

3 Mei 2010 Berita Pendidikan


JAKARTA, KOMPAS.com Kebiasaan membaca masyarakat mesti ditumbuhkan di mana-mana. Untuk itu, terobosan perlu dilakukan dengan mendekatkan tempat bacaan pada masyarakat.

Kementerian Pendidikan Nasional menggagas lahirnya taman bacaan di pusat perbelanjaan. Peresmian program taman bacaan masyarakat di pusat perbelanjaan itu dilakukan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2010 di Jakarta, Minggu (2/5/2010).

"Kita tidak ingin mal cuma sekedar menjadi tempat belanja. Di mal juga kebiasaan membaca bisa ditumbuhkan. Kita akan sediakan taman bacaan di mal-mal," kata Nuh.

Menurut Nuh, taman bacaan masyarakat dihadirkan di pusat-pusat keramaian supaya memudahkan masyarakat untuk gemar membaca. "Kalau membaca saja tidak mau, bagiamana bisa maju. Karena itu, kita harus kreatif mencari cara untuk mengajak masyarakat menyukai kegiatan membaca. Mal salah satu tempat yang potensial. Nanti semua mal harus mau menyediakan taman bacaan untuk pengunjung," jelas Nuh.

sumber: kompas.com