Materi Khilafah Ditemukan di Lembar Soal UAS di Jombang

11 Desember 2017 Berita Pendidikan


Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berkoordinasi terkait materi khilafah dalam soal ujian akhir sekolah (UAS). Menurut Kepala Kemenag Jombang, Abdul Haris, soal itu berkaitan dengan kekuasaan Islam setelah masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin. Haris mengaku berkoordinasi dengan Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M) dan Musyawarah Guru Mata Pelajatan (MTGP).

Soal tersebut berkaitan dengan sejarah Islam setelah masa pemerintahan empat sahabat Nabi Muhammad SAW. Jadi materi itu berkaitan dengan materi khilafah sesuai dengan Kurikulum 13 (K-13). Materi itu, sesuai dengan petunjuk dari pemerintah pusat. Namun, Haris mengatakan protes warga mengenai materi akan menjadi koreksi.

Ratusan siswa MAN Jombang mengikuti UAS untuk mata pelajaran Fikih. Mereka mendapat 50 soal ujian. Sebanyak 10 soal berkaitan dengan khilafah dan jihad. Setelah ujian, beberapa siswa membawa lembar soal ke rumah masing-masing. Kekhawatiran pun muncul pada orang tua setelah membaca soal. Orang tua khawatir materi soal memunculkan pemahaman soal khilafah dan jihad dari sisi negatif.

Menurut Munadi, orang tua murid, mengatakan anak-anak belum perlu mendapatkan pemahaman soal khilafah dan jihad. Ia khawatir anak-anak tidak dapat mengolah informasi tersebut sehingga berpotensi memunculkan pemahaman yang negatif. Jadi, harus ada tindakan tegas dari instansi terkait munculnya materi tersebut dalam soal ujian yang diujikan kepada para siswa.

Respons senada disampaikan Muhammad Sholikhin. Ia mengatakan psikologi dan pemikiran anak-anak masih labil. Bila tidak ada yang mengarahkan, pemahaman mengenai khilafah dan jihad justru dapat memancing perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa. Seharusnya ada penyaringan dan koreksi sebelum materi tersebut diujikan. Sehingga apa yang benar-benar diujikan layak kepada siswa.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)