Masa Jabatan Kepsek Tak Boleh Lebih dari 8 Tahun

14 Maret 2014 Berita Pendidikan


Setiap peraturan sudah seharusnya dilaksanakan sebaik-baiknya, konsisten dan tidak melanggar. Namun, adanya peraturan untuk masa jabatan kepala sekolah lebih dari dua periode atau delapan tahun dalam memimpin sekolah, sudah jelas melanggar peraturan. Menurut Pengamat Pendidikan Fridolin Berek, masa jabatan kepala sekolah sudah diatur dan tidak boleh lebih dari dua periode alias delapan tahun masa menjabat.

"Di dalam peraturan tersebut, kepala sekolah yang sudah menjabat dua periode harus diganti kalau sudah habis masa jabatannya . Lebih lanjut, dia menambahkan, adanya pembatasan periode ini untuk memberikan peluang dan kesempatan kepada guru yang mempunyai potensi menjadi kepala sekolah.

"Memang mau jadi kepala sekolah seumur hidup? Jabatan kepala sekolah bukan karier, tapi hanya penambahan atau kepercayaan orang untuk memanage sekolah," tegas yang juga dari Kor Koalisi Pendidikan Kota Bandung (KPKB) itu. Sebelumnya, Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung mendesak Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, untuk segera mengganti kepala sekolah yang sudah "kedaluwarsa" alias habis masa jabatannya.

Hal itu pun dilaporkan ke Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat. "Ini ada indikasi maladministrasi di Kota Bandung karena ada beberapa kepala sekolah yang sudah selesai masa tugasnya," kata Koordinator FAGI Kota Bandung, Iwan Hermawan. Dijelaskan Iwan, jabatan kepala sekolah adalah 4 tahun. Jika kepemimpinannya baik, masa jabatan itu bisa diperpanjang empat tahun lagi. "Kalau istimewa (kinerjanya) jadi 12 tahun," ujarnya.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari Okezone.com)