Makassar Gelar Aksi Simpatik Peringati Hari Anak Nasional 2016

30 Juli 2016 Berita Pendidikan


Bertepatan dengan tanggal 23 Juli 2016 lalu, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional. Hal ini bertujuan untuk menghormati hak-hak anak di seluruh Indonesia. Sebagaimana kita tahu, anak-anak merupakan masa depan bangsa yang juga perlu mendapat pendidikan yang layak, kasih sayang dan juga waktu bermain serta hak-hak lain sebagai anak.

Memperingati Hari Anak Nasional kemarin, Makassar menggelar aksi simpatik dengan menyelenggarakan diskusi tentang problematika anak dibawah jalan layang atau fly over Kota Makassar.

Ketua Lembaga Studi Advokasi Media dan Anak (Lisan) Sulawesi Selatan, Rusdin Tompo, di Makassarmengatakan bahwa kegiatan aksi simpatik ini untuk memperingati Hari Anak-Anak Nasional 2016 yang mengusung tema Menggugat Politik Perlindungan Anak.

Rusdin mengungkapkan bahwa di bawah fly over merupakan lokasi yang strategis dan dipilihnya karena lokasi tersebut menjadi tempat aktivitas pekerja anak yang berada di jalan. Kegiatan diskusi itu sendiri difasilitasi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar.

Secara garis besar, permasalahan anak yang paling mendasar dalam hal hak mereka terkaitdengan hak pengakuan politik, salah satunya adalah pemberian akta kelahiran secara gratis. Rusdin mengatakan bahwa hal tersebut merupakan salah satu hak azasi anak, karena itu tema diskusi yang diangkat kali ini Menggugat Politik Perlindungan Anak.

Acara diskusi tersebut dilanjutkan dengan aksi damai membagikan permen yang diberi pesan tentang Kampanye Perlindungan Anak.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)