Lulusan SD Akan Mempunyai Dua Ijazah?

1 Mei 2014 Berita Pendidikan


Sebagai seorang pelajar pasti akan selalu dihadapi dengan yang namanya ujian/ulangan/test. Setelah berhasil dalam ujian para siswa akan mendapatkan ijazah. Biasanya para siswa akan mendapatkan satu (1) ijazah. Namun nantinya untuk siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) akan menerima dua ijazah setelah tidak diberlakukannya lagi Ujian Nasional (UN) yakni nilai rapor dan nilai ujian sekolah (US) untuk tiga mata pelajaran (Bahasan Indonesia, Matematika, dan IPA).

"Nilai US akan menentukan kelulusan, karena kelulusan itu nantinya ditentukan oleh 70 persen hasil US dan 30 persen nilai rapor, tapi nilai rapor yang dimaksud hanya dari kelas IV, V, dan VI," kata Kepala Bidang (Kabid) TK, SD dan PK Dinas Pendidikan Jawa Timur, Nuryanto, di Sidoarjo, Selasa.

"Jadi, lulusan SD akan menerima dua surat keterangan yakni ijazah dan nilai hasil US, namun nilai hasil US juga akan dimasukkan dalam ijazah, sehingga dalam ijazah ada tiga komponen nilai, yakni nilai rata-rata rapor nilai US untuk tiga mata pelajaran, dan nilai sekolah yang merupakan kumpulan nilai rata-rata US," katanya.

Ditanya sikap sekolah dalam memakai dua ijazah itu, ia mengatakan sekolah bisa menentukan kelulusan siswanya sendiri dan antar sekolah bisa berbeda tergantung kondisi siswanya, namun provinsi menetapkan sekurang-kurangnya nilai rata-rata kelulusan adalah 5,5.

Lebih lanjut Nuryanto mengatakan para lulusan SD yang hendak melanjutkan ke SMP nantinya harus mengikuti sistem yang ditetapkan sekolah bersangkutan.

Masing-masing SMP juga diberi kebebasan dalam menentukan sistem penerimaan siswa barunya. Sekolah SMP tersebut bisa saja memakai ijazah saja atau bisa juga hanya memakai hasil US. Atau mereka menggunakan dua-duanya atau dengan seleksi.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari Republika.co.id)