Libur Lebaran: Sekolah Diberi Otonomi Penuh

3 September 2009 Berita Pendidikan


Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung memberikan otonomi penuh kepada sekolah terkait libur Hari Raya Idulfitri. Sebab, pada dasarnya sekolah tinggal mengikuti kalender pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung Idrus Efendi mengungkapkan hal itu menanggapi usulan musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMA yang meminta agar libur Idulfitri berlangsung pada 15-30 September. "Kita pada dasarnya tidak ada masalah, karena setiap sekolah memiliki kalender pendidikan yang menjadi pedoman untuk menentukan libur sekolah," kata Idrus di Bandar Lampung, Rabu (2-9).

Menurut Idrus, jika sekolah menambah libur satu atau dua hari, tidak menjadi masalah, asalkan tidak mengurangi menu pembelajaran yang diberikan kepada siswa. Sebab, pada dasarnya sekolah yang menentukan dan memiliki otonomi terhadap proses dan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah.

"Jangan sampai siswa dirugikan karena libur bertambah, jadi sekolah harus tetap berpedoman pada rencana pemeblajaran. Sehingga semua tema selesai dan tuntas diberikan kepada siswa," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi (Kabid Dikmenti) Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Ria Andari mengatakan untuk menentukan libur di sekolah sepenuhnya diserahkan kepada bagian perencanaan. "Namun, sekolah sudah memiliki pedoman yakni kalender pendidikan," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Ketua MKKS SMA Kota Bandar Lampung Sobirin mengusulkan agar libur Hari Raya Idulfitri selama dua minggu, yakni 15-30 September. Hal itu mengingat padatnya jadwal bagi guru dalam mempersipkan dan mengantisipasi UN tahun ajaran 2009-2010. UNI/S-1

Sumber: Lampungpost.Com