Lampu Senter Bertenaga Panas Tubuh

28 November 2013 Berita Pendidikan


Lampu senter kini mungkin tidak sedemikian populer lagi. Akan tetapi, lampu senter tetaplah sesuatu yang penting, terutama ketika listrik padam. Biasanya lampu senter tersebut ditenagai oleh baterai, baik yang bisa diisi ulang maupun baterai sekali pakai.

Namun kini terdapat alternatif energi untuk mentenagai lampu senter tersebut. Hal ini berkat penemuan seorang remaja putri asal Kanada berusia 15 tahun. Adalah Ann Makosinski nama remaja putri tersebut yang merancang lampu senter berongga yang ditenagai oleh panas dari tangan. Berkat penemuannya ini, Ann Makosinski terpilih sebagai salah satu finalis Google Science Fair mengalahkan ribuan siswa dari 100 negara di seluruh dunia.

Perlu diketahui Makosinski telah mulai membuat proyek pengetahuan dan mengirimkankannya ke ajang lomba mulai usia 6 tahun. Sedari awal ia sangat tertarik kepada bidang energi alternatif. Penemuan lampu senter berongga yang ditenagai oleh panas tubuh ini merupakan wujud ketertarikannya tersebut.

Ketika melakukan riset terhadap energi alternatif, ia mempelajari device yang disebut Peltier Tiles yang bisa menghasilkan listrik ketika dipanaskan di satu sisi dan didinginkan di sisi lainnya. Dia memperkirakan tiles tersebut berpotensi untuk menangkap energi panas dari tubuh manusia.

Makosinski melakukan beberapa kalkulasi untuk melihat apakah jumlah energi yang dihasilkan oleh kehangatan dari tangan seseorang secara teoritis cukup untuk daya LED dan cukup terang untuk digunakan dalam lampu senter dan ia menemukan itu lebih dari cukup.

Tentu saja penemuan ini sebuah kemajuan kecil yang sangat patut dihargai. Bisa jadi nanti, jika layak diproduksi, lampu senter tidak perlu lagi memakai baterai, cukup menggunakan panas tubuh sehingga produksi baterai yang berpotensi merusak lingkungan bisa dikurangi.

(Dikutip dari berbagai sumber)