Lampu Belajar dari Tulang Ayam

14 Oktober 2013 Berita Pendidikan


Hampir semua bagian tubuh ayam bisa dimanfaatkan oleh manusia. Mulai dari daging, bulu, hingga tulang.Tidak percaya? Di tangan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), tulang ayam yang biasa hanya merupakan limbah disulap menjadi sebuah kerajinan yang bernilai ekonomi tinggi.

Inovasi tersebut lahir dari sekelompok mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Fakultas Teknik (FT) UNY. Mereka adalah Endarwati Dewi, Emi Susanti, dan Nanda Septianingsih dari FIP, serta Wahyu Ikhsannudin dan Riki Joni dari FT UNY yang merintis kerajinan dari tulang ayam dengan brand Bones Craft.

Menurut Endarwati Dewi, produk Bones Craft merupakan aneka kerajinan tangan yang memanfaatkan tulang ayam sebagai bahan bakunya. Sebagai kerajinan yang masih terbilang langka, karya seni tersebut memiliki keunikan tersendiri.

"Keunggulan dan keunikan yang dimiliki dari produk ini adalah dari sisi desain yang menarik, bentuknya khas, dan bernuansa alami. Nilai artistik dan natural dengan memanfaatkan limbah dari tulang ayam mampu memberikan nilai seni yang klasik," papar Endarwati, seperti dinukil dari situs UNY.

Emi Susanti menambahkan, ciri khas lain dari produk Bones Craft berupa bentuk-bentuk tulang ayam yang menarik dan bercorak seni. Keunikan tersebut mampu menjadi daya tarik konsumen karena mereka konsumen dapat memesan desain sesuai keinginan.

"Bones Craft merupakan produk inovatif yang ramah lingkungan dengan bahan baku berupa tulang ayam sangat murah dan mudah didapat, sehingga harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan pangsa pasar mampu mencakup semua lapisan masyarakat," urai Emi.

Sementara itu, Wahyu Ikhsannudin mengatakan, alur produksi wirausaha Bones Craft diawali dengan persiapan bahan-bahan, termasuk proses pengumpulan tulang ayam. Kemudian, dilanjutkan dengan pembersihan tulang ayam tersebut dari sisa-sisa daging yang menempel.

"Pengeringan produk (tulang ayam) memanfaatkan sinar matahari. Tulang ayam dipotong sesuai bentuk yang diinginkan lalu dicat," jelas Wahyu.

Pengembangan desain berupa bentuk tulang-tulang ayam yang unik seperti pada bagian tulang rusuk dan tulang paha yang kemudian dirangkai sesuai pola dengan bentuk yang menarik sesuai dengan desain. Setelah itu dilakukan perangkaian kabel-kabel yang akan digunakandan dilanjutkan dengan pemasangan lampu kecil yang berwarna putih di ujungnya.

"Produk-produk yang akan dihasilkan dalam wirausaha bones craft di antaranya berupa produk lampu belajar. Namun, dalam pengembangan usaha akan dilakukan produksi jenis-jenis kerajinan lain seperti kap lampu dan pigura foto," tutupnya.

(Dikutip dari okezone.com)