Laksanakan Sholat Ied, Mendikbud Ajak Insan Pendidikan Kerja Keras Demi Kemajuan Bangsa dan Negara

7 Juni 2019 Berita Pendidikan


Setelah melalui satu bulan Ramadhan, waktunya umat muslim merayakan hari kemenangan. Keluarga besar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merayakannya dengan melaksanakan Shalat Ied di halaman Kemendikbud, Jakarta.

"Pertama, atas nama keluarga besar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, juga atas nama keluarga, saya mengucapkan Selamat Idulfitri 1440 yang jatuh pada 5 Juni 2019. Mudah-mudahan semua amal ibadah Ramadhan kita diterima oleh Allah SWT. Mohon maaf sebesar-besarnya apabila ada kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Mudah-mudahan Allah mengampuni semua dosa dan kesalahan kita semua," demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, saat memberikan sambutan pada Shalat Ied di halaman Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, pada Rabu (5/6/2019).


Dilanjutkan Mendikbud, dirinya bersyukur atas segala berkah yang telah dilimpahkan untuk bangsa Indonesia. Mendikbud juga mengajak para insan pendidikan untuk bekerja keras dan menyumbangkan pikiran serta tenaga untuk kemajuan bangsa. "Alhamdulillah kita telah memasuki tahun-tahun yang penuh berkah. Negara semakin baik kondisinya. Kemajuan-kemajuan telah dicapai dengan baik terutama di sektor pendidikan. Tentu saja dengan mengawali lembaran setelah kita melaksanakan ibadah puasa, setelah kita membakar semua kejelekan-kejelekan dan dosa-dosa kita, kita akan bekerja lebih keras untuk menyumbangkan semua jerih payah kita demi kemajuan bangsa dan negara. Saya mohon nanti marilah kita berdoa agar Allah SWT memberikan berkah kepada kita semua, kepada bangsa dan negara kita agar negara kita menjadi negara maju, bermartabat, berwibawa di hadapan bangsa-bangsa lain, dan kita berdiri tegak bersama-sama bangsa maju yang lain," ujar Mendikbud.

Sementara itu, Ustaz Jamaluddin F. Hasyim selaku khatib menyampaikan bahwa bulan Ramadhan ini bagaikan kamp pendidikan. "Kalau ASN mungkin mengenalnya sebagai diklat prajabatan. Di sanalah kondite seseorang akan terlihat. Dengan jadwal yang ketat, instruktur yang jelas dan tegas, sistem dan metode yang terukur, maka disanalah orang dilihat apakah layak untuk masuk pada fase selanjutnya. Namun keberhasilan Ramadhan ini harus diuji lagi, karena sebagaimana diklat prajabatan itu, kualitas seorang pegawai akan terlihat ketika dia masuk ke dalam lingkungan kerja yang sebenarnya," katanya.

Selanjutnya, dijelaskan Ustaz Jamaluddin, manusia sebagai individu harus menjaga agar kehidupan sosial yang sudah baik dapat terus dipelihara. "Seperti dikemukakan para ulama, kesalehan individu/sosial (akhlak) berarti mengatur kepribadian secara personal dan komunal. Dengan kata lain, akhlak adalah berpolitik dalam lingkup sempit, sedangkan urusan berbangsa dan bernegara berarti akhlak dalam skala besar, meliputi kehidupan berbagsa dan bernegara. Maka dari itu, bukan kesimpulan yang berlebihan jika momentum Idulfitri dimaksudkan sebagai momentum persatuan bangsa. Momentum ini berarti mengakhiri kebiasaan negatif seperti mengedepankan perbedaan, membesar-besarkan konflik atau sifat-sifat intoleran dan anarkis yang mengemuka dalam masyarakat kita akhir-akhir ini," tuturnya.

Persatuan bangsa, tambah Ustaz Jamaluddin, adalah syarat vital terwujudnya pembangunan nasional. Perbedaan adalah kekayaan bangsa, namun jangan menjadi sumber perpecahan akibat terlalu mengedepankan identitas dan kepentingan masing-masing. "Perbedaan harus menjadi rahmat bagi semua. Maka itu, dalam kesempatan ini, mari kita lepas jubah kepentingan kita dan melebur menjadi satu, bersatu padu membangun masyarakat, negara dan bangsa. Tidak ada senjata yang ampuh melebihi persatuan dan kesatuan, dan tidak ada pertahanan yang kokoh melebihi persatuan dan kesatuan. Persatuan dan kesatuan adalah fitrah sebuah bangsa," pungkasnya.

Shalat Ied 1440 dipimpin oleh Imam Ustaz Muh. Faishol Hasan dan Khotbah oleh Ustaz Jamaluddin F. Hasyim. Hadir dalam Shalat Ied antara lain mantan Mendikbud, Wardiman Djojonegoro serta jajaran pejabat Eselon 1 dan 2. Usai pelaksanaan Shalat Ied, Mendikbud bersilaturahmi dengan keluarga besar Kemendikbud di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A, Kemendikbud, Jakarta.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari kemdikbud.go.id)