Kursus Inggris Tanpa Berdebar-Debar

28 Agustus 2009 Berita Pendidikan


Sistem pembiayaan kredit menjadi salah satu alternatif pilihan bagi warga masyarakat yang tetap ingin mengikuti kursus Bahasa Inggris. Pasalnya, bagi sementara kalangan biaya kursus acap menjadi tantangan. Ini yang membuat hati berdebar-debar.
Terkait dengan hal tersebut, Wall Street Institute meneken nota kesepahaman (MoU) dengan lembaga pembiayaan AEON Credit Service asal Jepang, pada Selasa lalu. Nantinya, lewat pembiayaan personal melalui AEON, calon siswa mendapatkan fasilitas 0 persen uang muka selama 12 bulan. Sistem ini melengkapi pembayaran yang sebelumnya tersedia secara tunai dan kartu kredit.

Untuk dapat menikmati program pembiayaan ini, calon siswa cukup mengisi formulir pendaftaran dan menyertakan foto kopi KTP dan foto kopi rekening 3 bulan terakhir. Setelah data-data tersebut terpenuhi, dalam hitungan hari persetujuan permohonan akan didapatkan.

Kerja sama antara Wall Street Institute dengan AEON telah berlangsung secara sukses di Thailand dan Hongkong. Kami berharap kesuksesan kerja sama di kedua negara tersebut akan terus berlanjut di Indonesia, ujar Presiden Direktur Wall Street Institute William Daniel bersama dengan Presiden Direktur AEON Indonesia Hisao Sakano.

Wall Street Institute saat ini memiliki tiga cabang Ratu Plaza, La Piazza Kelapa Gading, dan Pondok Indah Mall 1. Sejak memulai usahanya di Indonesia pada 2007, Wall Street Institute kini memiliki lebih dari 4.000 siswa. Lalu, 40 persen dari siswa bakal menjadi target pembiayaan sistem ini.

XVD

Sumber: Kompas.Com