Kuota Siswa SMA Pemegang KMS Turun

25 Mei 2010 Berita Pendidikan


Pemerintah Kota Yogyakarta menetapkan, kuota siswa dari keluarga pemegang kartu menuju sejahtera pada pendaftaran peserta didik baru tahun ajaran 2010/2011 adalah lima persen dari total daya tampung sekolah menengah atas negeri. Tahun lalu, kuota untuk siswa dari keluarga pemegang KMS itu masih 10 persen.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Syamsury di Yogyakarta, Senin (24/5/2010). Menurut dia, penurunan kuota siswa dari keluarga KMS pada PPDB 2010/2011 disebabkan penyerapan siswa dari keluarga KMS pada tahun lalu juga cukup sedikit, yaitu sebanyak empat persen.
"Semula, kami hanya memasang kuota sebanyak 2,5 persen dari total daya tampung SMA. Tetapi setelah mendengarkan pendapat dari berbagai pihak, kami pun memutuskan untuk menaikkan kuota siswa KMS menjadi lima persen," ujarnya.

Dia menegaskan, pihak Disdik akan menentukan jumlah kursi untuk siswa dari keluarga KMS di masing-masing SMA negeri di kota tersebut, sehingga tiap sekolah akan memiliki jatah kursi yang berbeda-beda. "Kami menjamin, seluruh SMA negeri di Kota Yogyakarta akan memiliki kuota untuk siswa dari keluarga KMS. Tetapi jumlah siswa di masing-masing sekolah berbeda. Keputusan jumlah kursi akan ditetapkan dengan keputusan Kepala Dinas Pendidikan," ujarnya.

Dinas Pendidikan, lanjut dia, lebih mendorong siswa dari keluarga KMS untuk masuk ke sekolah menengah kejuruan karena akan lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan setelah lulus sekolah. Kuota siswa dari keluarga KMS untuk masuk ke SMK juga diperbesar, yaitu dari 20 persen menjadi 25 persen.
Penulis: LTF/Editor: latief

Sumber: Ant (kompas.com)