Konsep Charter School Dapat Menjadi Solusi Pendidikan di Indonesia

27 September 2016 Berita Pendidikan


Dengan sederet wacana yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy yakni Full Day School (FDS), beberapa pihak menyatakan kritik dan juga memberikan pendapat lain terkait konsep pembelajaran di sekolah.

Indra Charismiadji selaku pemerhati pendidikan mengatakan bahwa konsep charter school atau sekolah swasta yang didanai pemerintah dapat menjadi solusi pendidikan di Indonesia yang memiliki wilayah yang luas.

Indra mengatakan bahwa dengan konsep ini, pemerintah mengalokasikan anggaran, dan swasta yang menjalankan sistemnya. Hal ini mengingat banyak sekolah swasta yang akhirnya tutup karena kekurangan murid akibat kalah bersaing dengan sekolah gratis, bisa juga karena kualitas yang lebih rendah dibandingkan sekolah negeri.

Dengan mengusung konsep seperti ini, tentu bisa menjadi salah satu solusi bagi Indonesia yang memiliki wilayah luas dan terpencil, serta dukungan anggaran pendidikan yang relatif besar.

Direktur Utama PT Eduspec Indonesia itu mengatakan bahwa selama ini sekolah negeri juga belum mampu menampung keberadaan jumlah murid. Dibandingkan harus membuat sekolah baru, lanjut dia, lebih baik mengembangkan konsep seperti itu.

Jika melihat kondisi sekolah swasta saat ini, penurunan baik segi kualitas maupun kuantitas sangat kentara. Kesenjangan antara sekolah swasta yang selama ini memegang peranan penting dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa juga semakin jelas.

Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Ki Suparwanto juga memberikan pendapatnya bahwa pendidikan memegang bidang strategis dalam membangun dan mencerdaskan suatu bangsa, maka dari itu kelalaian dalam mengembangkan dan membangun suatu pendididkan yang berkualitas akan berakibat fatal dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang diharapkan bagi kemajuan bangsa.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)