KIQ Menerima Mahasiswa Bebas SPP

13 Oktober 2009 Berita Pendidikan


PANDEGLANG-Kuliah Ilmu al-Quran (KIQ) mulai tahun ajaran 2009/1430 H mulai menerima mahasiswa tanpa dipungut biaya atau bebas SPP dan Akomodasi. KIQ merupakan sebuah lembaga pendidikan tinggi khusus bagi para hafidz (penghafal) Al Quran yang bertujuan menyiapkan ulama al Quran yang hafal dan menguasai ilmu al Quran. KIQ berlokasi di Karang Bolong, Cigeulis, Pandeglang, Banten. Hal itu dikemukakan Sekretaris Panitia penerimaan mahasiswa yanG juga Sekretaris Yayasan Islam Darul Muzariin Ir.H.Sudaryono, di Jakarta, Senin (12/10).

Menurut Sudaryono dalam siaran pers yang diterim Republika, KIQ berupaya menyiapkan generasi muslim yang memahami Islam secara komprehensif dan memeiliki moralitas serta berperilaku al Quran. Format pendidikan di KIQ gabungan antara sistem pesantren dan perguruan tinggi, antara dzikir dan fakir, antara menghafal al Quran dan memahaminya, antara penghayatan dan dan penalaran Al Quran, jelas Sudaryono.

Waktu pendidikan di KIQ, kata Sudaryono, 8 semester dalam waktu 4 tahun. Sedangkan waktu belajar 24 jam penuh. Mahasiswa KIQ merupakan mahasiswa muntadzim (regular) yang wajib tinggal di asrama dengan bimbingan para musyrif (pembimbing) dari dalam dan luar negeri.

Sudaryono menambahkan, kurikulum KIQ menekankan pada pendalaman ilmu-ilmu al Quran dengan literature standar, seperti lmu tafsir, ilmu qiraat, sejarah al Quran dan lain-lain dengan bimbingan para dosen yang merupakan pakar al Quran dari dalam dan negeri dengan pengantar bahasa Arab.

Persyaratan penerimaan mahasiswa KIQ, kata Sudaryono, laki-laki berusia maksimal 25 tahun, telah lulus setingkat SMA/sederajat, foto kopi ijazah dan STTB yang dilegalisir, hafal al Quran 30 juz dengan menyerahkan foto kopi ijazah atau sertifikat hafal al Quran, mampu berbahasa, baik tulisan maupun percakapan, mengisi formulir pendaftaran dengan melampirkan pas foto 2x3 cm satu lembar dan ukuran 3x4 satu lembar, dan mengikuti ujian seleksi.

Waktu dan tempat pendaftaran 7 September s.d. 14 Oktober 2009, setiap hari kerja jam 13.00-15.00 di kantor Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, dengan materi ujian seleksi terdiri dari hafalan al Quran, bahasa Arab dan psikotes.

Kuliah Ilmu Al Quran dengan ketua HRS.Museno,SH dan berada di bawah Yayasan Islam Darul Muzaiin, pimpinan Dr.H.Muhammad Maftuh Basyuni dengan ketua dewan penyantun Syeikh Pro.Dr.Muhammad Hasan Hitou (Direktur Lembaga Studi Islam Internsional, Frankfurt, Jerman). pur
Sumber: Republika Online