Keputusan Pemberhentian Kurikulum 2013 Dianggap Setengah-Setengah?

10 Desember 2014 Berita Pendidikan


Seorang pemerhati pendidikan, Doni Koesoema beranggapan kebijakan Medikbud yang melakukan penerapan pada Kurikulum 2013 adalah keputusan yang setengah - setengah. Ia menjelaskan penghentian Kurikulum 2013 harus total, bukan sebagian saja.

"Kalau Menbuddasmen memperbolehkan 6.221 sekolah melanjutkan Kurikulum 2013, ini sama saja Kurikulum 2013 tidak dihentikan," ujarnya.

Menurutnya, konsep Kurikulum 2013 juga harus diperbaiki dan dirancang ulang.

"Keputusan Menbuddasmen ini sama saja memberlakukan dua sistem pendidikan nasional yakni Kurikulum 2013 dan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Ini berpotensi menyalahi Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional," jelas dia.

Sebelumnya, Anies Baswedan memutuskan untuk memberhentikan pelaksanaan kurikulum 2013 di seluruh sekolah Indonesia.

Implementasi Kurikulum 2013 secara bertahap dan terbatas telah dilakukan pada tahun Pelajaran 2013/2014 di 6.221 sekolah di 295 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Hanya sekolah-sekolah inilah yang diwajibkan menjalankan kurikulum tersebut sebagai tempat untuk memperbaiki dan mengembangkan Kurikulum 2013 itu.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)