Kenalkan, Laskar Sepeda Merah Putih!

24 Agustus 2010 Berita Pendidikan


JAKARTA - Tingginya angka putus sekolah dan buruknya tingkat polusi udara merupakan dua masalah yang belum juga tertuntaskan. Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia menggabungkan dua permasalahan itu menjadi satu ide sederhana untuk membantu mengurangi angka putus sekolah sekaligus mereduksi tingkat polusi udara.

Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia, Minggu (22/8/2010) kemarin, meluncurkan program Laskar Sepeda Merah Putih, yaitu program yang membagikan 7 unit sepeda lipat bantuan dari Departemen Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Bantuan ini diharapkan bisa ikut menyelamatkan siswa dari ancaman putus sekolah sekaligus mengurangi dampak polusi akut di Ibu Kota.

"Kita harus menyelamatkan Jakarta dengan bersepeda. Badan sehat, merdeka dari polusi, save our Jakarta," kata Ketua Konsorsium SSI Danang Caksono.

Tujuh unit sepeda lipat tersebut dibagikan antara lain kepada SMUN 3 Setiabudi Jakarta, SMUN 13 Jakarta Utara, SMUN 1 Depok, SMP 3 Bogor, SMPN 2 Curug Bogor, MA Al Hidayah Depok, dan Ponpes Hidayatullah Depok. Satu unit sepeda dari konsorsium diberikan kepada SMK Utama (Unggul Tanpa Memungut Anggaran) Depok.

Danang mengungkapkan, program ini memang fokus kepada pemberian sepeda kepada siswa agar tidak putus sekolah. Selama ini, program yang ada kebanyakan berupa pemberian beasiswa, dana bantuan pendidikan, atau pembagian buku sekolah gratis.

"Kami melihat celah yang belum tersentuh dan itu adalah dari segi transportasi. Untuk itu, yang kami pikirkan adalah memberikan sepeda," lanjut Danang.

Dia mengatakan, angka putus sekolah saat ini masih sangat memprihatinkan, yang menembus angka 12 juta siswa. Persoalan transportasi menjadi salah satu pemicunya lantaran ongkos transportasi umum tetap mahal. Dengan kondisi ekonomi orangtua yang pas-pasan, tak sedikit anak yang tidak bisa sekolah hanya karena mahalnya transportasi.

"Jika naik sepeda ke sekolah akan menjadi gratis," ungkap Danang.

Untuk menggulirkan bantuan sepeda ini, Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia sendiri menggandeng FTUI. "Rancangan sepeda lipat didesain sendiri oleh FTUI, termasuk bantuan pengadaan jok, ban, atau gigi, yang juga buatan FTUI," kata Danang.

sumber: kompas.com