Kemenristekdikti Keluarkan Nomor Induk Dosen Khusus

19 Januari 2016 Berita Pendidikan


Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mulai Rabu 13 Januari 2015 resmi memberlakukan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK dan Nomor Urut Pendidik (NUP)

Menristekdikti Mohammad Nasir menjelaskan bahwa NIDK dan NUP memiliki status yang sama dengan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), bedanya NIDK ini diberikan untuk dosen yang tidak terdaftar pada NIDN. Sedangkan NUP diperuntukan untuk dosen yang tidak terdaftar dalam NIDN dan NIDK.

Baik NIDN, NIDK, dan NUP mempunyai hak yang sama, perbedaan hanya terletak pada tanggung jawab finansial dimana NIDK dan NUP di tanggung masing-masing PTN dan PTS.

Pemerintah berharap dengan adanya kebijakan ini dapat menjadi solusi untuk kekurangan dosen. Karena saat ini perbandingan antara dosen dan mahasiswa di PTN dan PTS di Indonesia sangat kurang, bahkan ada yang perbandingan dosen dengan mahasiswanya mencapai 1: 80. Padahal idealnya untuk ilmu eksakta perbandingannya adalah 1: 30 dan 1: 45 untuk ilmu sosial.

Setelah adanya kebijakan tersebut diharap tidak ada lagi masalah perkuliahan dosennya tidak ada. Karena merugikan mahasiswa.

Oleh: Muhamad Erzal
(Diolah dari berbagai sumber)